Pages

Monday, 18 May 2015

Home sweet home

Alhamdulillah sudah sampai rumah
Setelah seharian di jogja sama mamah dan ayah.
Langsung tidur ah, sudah lelah.
Besok juga harus ke sekolah.
Daaah...
Mmmuuah..

:* :* :*

Sunday, 17 May 2015

Glad to see you

I saw you last night. You looked so different in your blue-red jacket. Riding your motorbike, you stopped in front of me, smiled at me. I needed a couple of seconds to recognize you. I was so sure that it's u by seeing your eyes. I asked you, "what are you doing here?" You answered, "I'm gonna take you home."

It's unbelievable. It has been six months, since our last meeting. But I tried to believe it. Seeing you last night made me so happy and sad in a time. I didn't know whether I should smile or cry.

Then I decided to let you take me home. I sat behind you on your motorbike. It was a nostalgic moment. I do miss you. I do miss all the moment that we ever did together. You did so many great things, that I still can't forget. Sometimes, it was just simple things, but it's also unforgettable. You never did something bad to me. So that I never hate you, even you finally got a girl, several weeks after we broke up.

Wednesday, 6 May 2015

Terbawa Suasana

Bagaimana ku bisa berpaling darimu..
Sekian lama ku mencari separuh jiwaku
Ku mau menunggu, tak pernah berhenti
Sampai suatu saat nanti kau kan menyadari..

Kuingin kau tahu, takkan ada habisnya
Ku masih miliki cinta melebihi yang kau kira

Hanyalah senyummu yg menghapus rinduku
Telah lama tak kujumpa menghilang dariku
Akan ku lakukan, asal kau kembali
Ku tak sanggup sendiri lebih lama lagi.

Kuingin kau tahu, takkan ada habisnya
Ku masih miliki cinta melebihi yang kau kira
Ku ingin kau tahu, kau tetap di hatiku
Ada yang harus kau mengerti..
Kau tak kan ada gantinya.

Sunday, 26 April 2015

No More Stomachache

Bukan saya tidak suka, apalagi benci.
Saya hanya heran, kenapa harus perut saya yang sakit
Ketika dengan sengaja ataupun tidak, saya menekan menu feeds di BBM
Dan menemukan foto pacarmu di sana.
Saya tidak pernah menyesal menerima undangan BBM darimu.
Tapi saya juga tidak ingin terus merasakan sakit perut

Tolonglah, wahai kau yang tak mungkin membaca tulisanku ini
Berhentilah memajang foto pacar barumu itu
Sebagai display picture mu
Aku sakit perut
Sungguh sakit perut.

Friday, 24 April 2015

Beda tapi Sama

Ah, waktu. Begitu cepatnya kau berlalu.

Rasanya baru kemarin aku melihat foto seorang perempuan terpampang jelas sebagai wallpaler hapenya. Dan sekarang? Aku melihat perempuan lain tersenyum manis sebagai display picture bbm nya.

Rasanya sama, meski kedua foto tadi berbeda dan kulihat di saat yang berbeda pula, dulu dan sekarang. Tapi memang, aku selalu berada di posisi tak punya hak melarangnya memasang foto perempuan manapun yang dia suka.

Aku tidak akan bilang, aku bahagia jika dia bahagia. Tapi seperti yang pernah kukatakan pada diriku sendiri sejak pertama aku mengetahui, dia telah menemukan pengganti. Telah kuikhlaskan dia, seseorang yang pernah begitu kusayang. Karena dia akan baik-baik saja, bahkan lebih baik tanpaku.

Semoga Tuhan selalu melindunginya, dimanapun dia berada.

Aku tidak pernah membencinya.