Pages

Showing posts with label hati-hati. Show all posts
Showing posts with label hati-hati. Show all posts

Sunday, 17 May 2015

Glad to see you

I saw you last night. You looked so different in your blue-red jacket. Riding your motorbike, you stopped in front of me, smiled at me. I needed a couple of seconds to recognize you. I was so sure that it's u by seeing your eyes. I asked you, "what are you doing here?" You answered, "I'm gonna take you home."

It's unbelievable. It has been six months, since our last meeting. But I tried to believe it. Seeing you last night made me so happy and sad in a time. I didn't know whether I should smile or cry.

Then I decided to let you take me home. I sat behind you on your motorbike. It was a nostalgic moment. I do miss you. I do miss all the moment that we ever did together. You did so many great things, that I still can't forget. Sometimes, it was just simple things, but it's also unforgettable. You never did something bad to me. So that I never hate you, even you finally got a girl, several weeks after we broke up.

Wednesday, 6 May 2015

Terbawa Suasana

Bagaimana ku bisa berpaling darimu..
Sekian lama ku mencari separuh jiwaku
Ku mau menunggu, tak pernah berhenti
Sampai suatu saat nanti kau kan menyadari..

Kuingin kau tahu, takkan ada habisnya
Ku masih miliki cinta melebihi yang kau kira

Hanyalah senyummu yg menghapus rinduku
Telah lama tak kujumpa menghilang dariku
Akan ku lakukan, asal kau kembali
Ku tak sanggup sendiri lebih lama lagi.

Kuingin kau tahu, takkan ada habisnya
Ku masih miliki cinta melebihi yang kau kira
Ku ingin kau tahu, kau tetap di hatiku
Ada yang harus kau mengerti..
Kau tak kan ada gantinya.

Sunday, 26 April 2015

No More Stomachache

Bukan saya tidak suka, apalagi benci.
Saya hanya heran, kenapa harus perut saya yang sakit
Ketika dengan sengaja ataupun tidak, saya menekan menu feeds di BBM
Dan menemukan foto pacarmu di sana.
Saya tidak pernah menyesal menerima undangan BBM darimu.
Tapi saya juga tidak ingin terus merasakan sakit perut

Tolonglah, wahai kau yang tak mungkin membaca tulisanku ini
Berhentilah memajang foto pacar barumu itu
Sebagai display picture mu
Aku sakit perut
Sungguh sakit perut.

Saturday, 21 March 2015

Putih

Lelah memilih design dan warna terbaik untuk blog, akhirnya malam ini  saya kembali ke satu warna yang menjadi lambang kesucian. Putih. Bersih. Sama seperti keadaan manusia ketika terlahir di dunia.

Putih juga merupakan warna kain yang (insyaAllah) akan membalut kita dalam rangkaian prosesi suci ibadah haji di tanah suci Makkah. 

oh iya, Westlife juga bilang, katanya "You look so beautiful in white."




Yang paling penting adalah, kain putihlah pakaian terakhir yang akan kita kenakan sebelum akhirnya dikubur dan hilang di balik tanah pemakaman untuk selama-lamanya. 

Jadi, semoga dengan melihat yang putih-putih hati dan pikiran kita juga kembali putih ya… :)

Sunday, 8 March 2015

Annoying

do you really want to stop?

please don't do that. 

just go on.

don't run,

walk surely step by step 

I'm staying

I'm not leaving

But sorry,

I'm crying while waiting.

Monday, 8 September 2014

Mengerti

Potongan demi potongan cerita mulai bisa kusatukan.

tentang sikap cuekmu,
tentang minuman-minuman beralkohol,
tentang mudahnya kau memulai dan mengakhiri sebuah hubungan sesuka hati,
tentang wajah muram yang pernah kau tunjukkan di suatu sore,
tentang sebuah lagu yang kau mainkan saat duduk di sampingku,
tentang video klip sebuah grup band luar negeri yang pernah kau jelaskan padaku maksud ceritanya,
tentang caramu bertanya dengan ragu, suatu hari, "apa aku pantas?"
tentang kesukaanmu mendaki gunung,
tentang kebiasaanmu bepergian jauh naik motor,
tentang seringnya kau menghabiskan waktu dengan teman-teman sepulang kerja dengan futsal atau sepak bola yang terkadang diakhiri dengan berendam.
Dan yang terakhir,
tentang ekspresi terkejutmu yang coba kau sembunyikan malam itu,
saat sebuah pertanyaan memaksamu teringat pada hal tidak menyenangkan yang pernah terjadi dalam hidupmu.

Thursday, 26 June 2014

Berbeda

http://www.pinterest.com/pin/263671753155712971/

Kita,
haruskah sama agar disebut cocok?
haruskah sama agar disebut seimbang?
haruskah sama agar bisa terus bersama?

Sepertinya tidak,
karena perbedaan itulah yang membuatku jatuh hati.
karena perbedaan itulah yang menyadarkanku akan banyak hal penting tentang kehidupan.
karena perbedaan itulah yang berhasil memberiku kenyamanan.
karena perbedaan itulah yang memberikan warna warni.

Tapi sepertinya juga iya.
Kita memang harus sama.

Saturday, 29 March 2014

Takut Akut

Kata orang, ini phobia.
Kata yang lain, ini trauma.
Apapun istilah orang, yang pasti aku selalu merasa takut-
tiap kali bertemu atau didatangi olehnya.
Aku juga sering merasa, ketakutanku sudah akut.
Rasa takut yang berlebihan.
Rasa takut yang tak beralasan, 
tapi selalu mampu membuat degupnya jantung tak lagi beraturan,
terlalu cepat.
Hingga pernah kurasakan nyeri di dada kiri
ketika aku berusaha menarik nafas panjang demi menghalau rasa takutku.

Tuesday, 18 March 2014

Bosan Menangis

Malam ini telah kuputuskan untuk tidak lagi membicarakan hal ini. Satu hal yang hanya membuatku merasa sakit dan tidak berguna setiap kali membicarakannya. Well, rasanya memang berat sekali. Tapi yasudahlah.. mencoba ikhlas. Paling tidak, masih ada orang-orang yang selalu peduli dan memberikan semangat, sehingga aku tetap merasa baik-baik saja di tengah hancurnya hatiku.

Rasanya apa yang ada di dalam dada sudah hampir meledak. Air mata juga sudah sulit dibendung. Tapi aku sedang bosan menangis. Aku tidak akan menangis lagi untuk caci maki kalian, untuk kekecewaan yang tidak beralasan, untuk kesalahan yang selalu kau cari dari diriku. Kalian tidak pernah memikirkan perasaanku dalam hal ini.

Tak usah lagi bicara soal kondisi kejiwaan anak. Tak perlu lagi kau tahu apa yang sudah dan akan terjadi, karena pasti itu juga tidak istimewa bagimu. Tidak mengagumkan, biasa saja. Jadi, biarlah kulupakan semua angan untuk membagi rasa jatuh-bangun ini. Aku bisa membaginya pada orang lain, yang bukan siapa-siapaku, tapi bersedia mendengarku dan menghargaiku.

Thursday, 13 March 2014

Take me out..!!

Aku tidak ingat kapan terakhir kali merasakan kecewa. Seingatku, hidupku lebih banyak kuhabiskan untuk memikirkan orang lain. Aku takut mengecewakan orang lain. Aku ingin terlihat baik di mata orang lain. Buruk sekali, but that’s the fact. Sebenarnya aku sangat cuek, hingga tak terlalu peduli dengan apa yang akan terjadi padaku. Let it flow, selalu itu yang kupikirkan. Seolah yakin bahwa semuanya akan bisa terlewati tanpa harus bersusah payah. Aku sering lupa bahwa air selokan saja sering tersumbat, tidak selalu mengalir. Air di sungai pun harus beberapa kali terbentur batu kali yang besar ketika mengalir, yang pastinya menyakitkan. Tapi entah kenapa aku tidak sadar juga. Mbluboh kalau orang Jawa bilang.

Sunday, 2 February 2014

Tentang Aku, Amar, dan Sabrina

Sebelumnya aku selalu menolak, ketika Amar* mengajakku berteman. Aku selalu berusaha pergi menjauhinya begitu ia tersenyum padaku. Tapi suatu hari, Sabrina*, sahabatku, meninggalkanku sendiri. Katanya, ia sangat lapar. Ia ingin membeli beberapa makanan untuk disantap. Sebenarnya aku takut, meski Sabrina bilang, ia tidak akan lama meninggalkanku. Akhirnya dengan berat hati aku mengiyakan permintaan Sabrina untuk pergi. Aku tidak ingin tubuhnya makin kurus kering karena tidak makan berhari-hari. Duduklah aku seorang diri dengan perasaan tak menentu menunggu Sabrina kembali. Satu jam. Tiga jam. Enam jam. Tujuh jam. Aku masih mencoba tetap menunggu meski tanpa teman. Pada jam kedelapan, seseorang muncul dari kejauhan. Aku berdiri bahagia menyambutnya. Tapi dia bukan Sabrina. Amar-lah yang datang. Aku sedih, kenapa malah Amar yang datang di saat seperti ini?

Thursday, 23 January 2014

Cemburu

K
au tahu, sebenarnya aku cemburu saat melihat fotomu dengan dia. Yah meskipun itu foto lama. Tetap saja aku iri melihat kalian berdua begitu serasi dalam balutan pakaian adat jawa itu. Kau memakai beskap warna merah lengkap dengan blangkon di kepala, dan dia mengenakan kebaya merah dengan sanggul dan riasan wajah yang begitu pantas. Disandingkan begitu, kalian sangat serasi. Sungguh aku tidak berbohong. Pantas saja mereka mengira kau sudah benar-benar menikah J

Saturday, 18 January 2014

BERAT

Perasaan ini, apakah hanya aku yang merasakannya?
Perasaan ingin berlari, namun seperti ada yang memberati langkah kaki.
Apa yang salah denganku?
Aku tidak sakit, dan tidak cacat.
Harusnya aku bisa berlari seperti mereka.
Harusnya aku tidak tertatih seperti ini.
Terengah-engah sambil memegangi dada yang semakin terasa sakit.

Apa iya aku tak sesehat dan sekuat yang terlihat?
Tidak.
Aku baik-baik saja.
Atau hanya berusaha terlihat baik-baik saja?

Aku tidak tahu.
Aku ingin menikmati setiap jengkal rasa sakit ini

tapi tubuhku terlalu manja.
Lelah.
Lemah.
Lalai.
Lambat.

Friday, 1 November 2013

Pencuri, Penjaga Hati

Hatimu dicuri, ataukah kau menitipkannya baik-baik kepada seseorang sebelum sempat dicuri?
Jika kau menitipkannya, apa kau yakin, dia benar-benar mampu menjaga hatimu?
Bisa saja saat ia lengah, seseorang yang lebih gesit datang mengambil hatimu.
Iya kan?

Jangan sembarangan menitipkan hati pada seseorang.

Tapi jangan pula menyalahkan pencuri.

Karena pencuri lebih cerdas.
Ia mampu melihat dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mengambil hatimu.

Bisa jadi suatu hari kau akan mengikhlaskan hatimu,
dijaga dan dimiliki
oleh si pencuri :)

Satu

Satu November, Sayang.

Aku masih dalam perjalanan menuju tujuan kita: satu.
Semoga kaupun sama.

Hati-hati di jalan :)

Wednesday, 2 October 2013

Will u give it to me?

Sebuket mawar putih
mendekat ke arahku.
Terlihat begitu istimewa.
Apalagi dibawa oleh seseorang yang juga istimewa.
ya, kamu.
siapa lagi?


Aku menoleh ke belakang.
memastikan tak ada seorangpun yang berdiri di belakangku.
Dan benar, tidak ada siapaun di sana.
Aku lega.
sebuket mawar putih itu,
pasti untukku.

Dan sekali lagi aku benar,
kau berhenti tepat di hadapanku.
Senyumanmu melengkapi keindahan-
sebuket bunga mawar putih,
yang kini akan berpindah ke tanganku.

Wednesday, 25 September 2013

Alien

Dekat tapi jauh
Bersebelahan tapi bersebrangan
Tersekat udara, tapi bagai tersekat dinding beton
Terlalu banyak perbedaan

Mereka adalah makhluk bumi.
Sedangkan kami hanyalah alien,
yang keberadaannya bahkan dianggap khayalan.

Tapi tidak mengapa.
Alien bahkan bisa lebih membuatku bahagia,
daripada makhluk bumi
yang katanya berperasaan, berperikemanusiaan.

Saturday, 21 September 2013

☆ยบ°˚˚☆

Inspirasi dikirimkan Tuhan padaku melaluimu.
Maka ketika sekat begitu lebar terbentang di antara kita, tiada banyak yang mampu kuungkapkan lagi.

Haruskah aku merobohkan sekat-sekat yang ada?

Friday, 13 September 2013

Butterflies in My Tummy

I have butterflies
flying around inside my tummy
when I'm with you

I hear bell-chimes ringing blown
by wind of spring
when I'm with you

Oh, this tingling feeling
makes me wanna jump
makes me wanna shout across the room

Oh, this feeling of longing
but damn, it's so blinding
I just can't tell
If I feel happy or sad

Saturday, 31 August 2013

Jus Jambu

Hari Sabtu
tanggal tiga puluh satu
aku kehabisan uang saku
tapi tak mengurungkan niatku,
untuk membeli jus jambu
di sekitar alun-alun simpang tujuh
menyambut malam minggu
sekaligus bulan baru
yang sedikit terasa kelabu
karena besok tidak dapat bertemu
denganmu,
kekasih hatiku